Pimpinan Dayah Insan Qurani, Ustadz Muzakkir Zulkifli, S.Ag, melantik ketua dan pengurus Organisasi Santri Dayah Insan Qurani (OSDIQ) Putra dan OSDIQ Putri periode 2020-2021 M, Kamis malam (6/2/2020), di Kampus Dayah Insan Qurani.

Dalam acara tersebut, Muhammad Daffa Alfarisy, Ketua OSDIQ Putra Periode 2019-2020 menyerahkan kepemimpinan OSDIQ Putra, kepada Ahmad Kamil Baba, Ketua OSDIQ periode 2020-2021.

Ketua Osdiq Putri terpilih, Syifa An Najwa juga menerima kepemimpinan OSDIQ Putri dari Muthmainnah Hafidzah Hanan, Ketua OSDIQ Putri demisioner.

Prosesi serah terima jabatan dilakukan di panggung utama dengan penandatanganan surat dan penyematan selempang Ketua OSDIQ dari ketua yang telah purna tugas kepada ketua OSDIQ yang baru.

Pimpinan Dayah Insan Qurani, Kepala Madrasah Aliyah, Yayasan YPUQ, dewan guru, dan seluruh santri Dayah Insan Qurani menyaksikan prosesi ini.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut pengurus yang lama turut menyerahkan sekotak berkas surat resmi organisasi kepada pengurus yang baru. Pengurus OSDIQ bersama Ustadz Raihan meluncurkan majalah Q-Light edisi keempat di atas panggung.

Di akhir acara seremonial, Pengurus OSDIQ 2019-2020 menyerahkan cindera mata kepada Dayah Insan Qurani berupa tiang penyangga tirai mesjid yang diterima oleh Ust Agussalim.

Dalam kata sambutannya, Pimpinan Dayah menyampaikan agar pengurus baru OSDIQ bisa melahirkan terobosan-terobosan baru dalam program OSDIQ ke depan, dengan memaksimalkan anggaran yang ada. Namun program-program tersebut mestilah dikonsultasikan dengan ustadz dan ustadzah pembina, agar dapat bernilai lebih dan tidak bertentangan dengan azas-azas Dayah Insan Qurani.

Pimpinan dayah juga berharap, agar dalam menjalankan tugas, pengurus OSDIQ tidak sampai melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri dan Dayah Insan Qurani. “Jangan sampai ada pukul memukul, cubit mencubit, itu bukan perilaku santri dayah.” Tegas Ustadz Muzakkir.

Ustadz Muzakkir mengucapkan terima kasih kepada pengurus OSDIQ 2019-2020 yang telah membantu ustadz ustadzah menjaga dan merawat Insan Qurani selama ini. “Sekarang anak-anak kami bisa fokus untuk belajar. Kami berharap sekaligus berdoa agar alumni leting ini bisa diterima lebih banyak di universitas terkemuka dalam negeri dan luar negeri.” Harap Pimpinan Dayah.

Sebagai pemimpin yang baru, Ahmad Kamil Baba juga didaulat untuk menyampaikan sambutannya. Menurutnya, menjadi anggota OSDIQ bukanlah berarti menjadi kebal hukum. Seorang anggota OSDIQ mesti menjalankan apa yang telah diprogramkan di dalam rapat kerja dan patuh sepenuhnya pada peraturan dayah.

“Kalau sudah bikin aturan tapi yang bikinnya tidak menjalankan, itu bohong namanya. Jika ada program yang dibahas dalam rapat kerja, maka anggotalah yang harus menjalankan pertama kali. Allah pun tak suka manusia yang hanya menyeru kebaikan, tapi dia sendiri tidak melakukannya.” Tegas Ahmad Kamil Baba.

Di akhir acara, panitia mengumumkan dan memberikan hadiah kepada sejumlah santri dan asrama teraktif.

Departemen Jurnalistik dan Humas OSDIQ, yang biasa melakukan peliputan jurnalistik dan menginformasikan kegiatan dayah melalui mading dan web insanqurani.net, mendapatkan penghargaan sebagai departemen OSDIQ terbaik dan teraktif 2019-2020.