Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan kunjungan ke Dayah Insan Qurani pada Kamis (29/10/2020) ba’da ashar. ACT merupakan lembaga kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kemanusiaan seperti membantu pengentasan kemiskinan, kekurangan air bersih, pemerataan pendidikan dan lain sebagainya.

Ryanda Saputra, salah seorang anggota ACT, menyampaikan bahwa kunjungan kali ini bertujuan untuk memberitahukan kabar krisis air di Palestina kepada santri Dayah Insan Qurani sekaligus untuk mengumpulkan dana pembangunan sumur di wilayah terdampak krisis air tersebut.

“Persentase air layak konsumsi di Palestina adalah 10%. Hal ini disebabkan karena air bersih di Palestina tercemar oleh limbah berbahaya, ledakan bom, racun dan lain lain. Kondisi krisis air ini membuat Gaza diperkirakan tak layak huni di tahun 2020.” Katanya.

Ryanda turut memutar beberapa video yang menampilkan kondisi Palestina saat ini.

Untuk membantu mengurangi penderitaan masyarakat Palestina, Riyanda mengajak santri ikut berkonstribusi membangun sumur dengan bersedekah jariyah melalui ACT.

“Sedekah jariyah itu manfaatnya sangat luar biasa. Pahalanya terus mengalir walau kita sudah tiada. Nah, dengan memberikan donasi atau dana untuk membangun sumur di palestina, berarti kita sudah bersedekah jariyah.” Imbuhnya.

Reporter: Wildan Shafly
Departemen Jurnalistik dan Humas OSDIQ