Event akbar tahunan Dayah Insan Qurani YPUQ Aneuk Batee Aceh Besar, Competition of Religion, Art, Sport, Science and Education (Classic) IV resmi ditutup oleh Pimpinan Dayah pada Sabtu malam (6/11/2021).

Dalam kegiatan bertema Beyond Imagination ini, 131 peserta dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian dalam 7 cabang yang dilombakan secara daring. Sedangkan santri Dayah Insan Qurani mengikuti 38 cabang lomba internal secara luring dengan total 1.513 peserta.

Berdasarkan perolehan juara terbanyak dan akumulasi poin, Ketua Dewan Hakim, Ust. Khalil Qusyairi, mengumumkan kelas 9F dan kelas 11C sebagai Juara Umum Classic VI.

Selain itu, para juara Classic eksternal turut diumumkan pada kesempatan tersebut. Daftar juara Classic eksternal juga dapat diakses melalui web insanqurani.net/classic.

Pimpinan Dayah Insan Qurani, Ust. Muzakkir Zulkifli, S.Ag, dalam kata sambutannya mengajak santri untuk terus menciptakan inovasi dalam berdakwah. Menurutnya, segala kegiatan haruslah berorientasi dakwah.

“Melalui program dayah seperti event Classic ini, kita ajarkan santri untuk terus menciptakan inovasi dalam berdakwah. Manfaatkanlah media sosial, internet untuk dakwah, juga event besar ini, semuanya untuk dakwah.” Ujar Ust. Muzakkir.

Pimpinan Dayah juga mendorong santri untuk terus memanfaatkan kesempatan berlatih dan mengembangkan potensi diri dengan baik, di bawah asuhan ustadz dan ustadzah terbaik yang dimiliki Dayah Insan Qurani saat ini.

Ketua Panitia Classic VI, Ashabul Kirami, mengatakan pemilihan tema dan logo Classic VI memiliki makna mendalam. Ombak menjadi simbol semangat dan dorongan luar biasa untuk terus berkarya dan berikhtiar dalam meraih cita-cita.

“Rintangan dan halangan tentu akan datang, tetapi itu bukanlah penghalang. Kita harus meniru ombak di lautan. Walaupun deburnya dihadang batu karang, ia tetap menghempas ke daratan tidak peduli seberapa kuatnya batu karang itu. Semangat dan pikiran kita dalam berkarya dan berikhtiar dalam meraih cita-cita haruslah seperti itu, kuat, tekad bulat, kokoh, supaya tidak mudah roboh saat diguncang.” Katanya.

Ia bersyukur, acara yang diketuainya dapat berlangsung dengan baik dan mendapat sambutan yang meriah dari peserta dalam dan luar daerah.

“Alhamdulillah, Classic VI telah usai. Meski dihadang pandemi, kita tetap dapat melaksanakannya dengan meriah walau teman-teman dari luar tidak dapat hadir langsung ke dayah. Namun berdasarkan jumlah, peserta eksternal tahun ini ada peningkatan. Terima kasih kepada seluruh teman-teman panitia dan asatidz asatidzah yang telah menyukseskan acara kita ini.” Lanjutnya.

Terdapat beberapa penambahan cabang baru dalam Classic VI, baik untuk Classic internal maupun eksternal. Di antaranya penambahan cabang Olimpiade Astronomi Islam, Hifdzul Mutun, Parodi Iklan, Tajhiz mayyit, dan Tahfidz game bagi peserta internal. Sedangkan cabang baru bagi peserta dari luar berupa Vlog, Short Movie, dan Nasyid Acapella.

Dalam kegiatan penutupan, sejumlah ustadz senior turut hadir dan ikut mendampingi Pimpinan Dayah menekan tombol sirene tanda berakhirnya rangkaian kegiatan Classic VI. Di antaranya Ust. Jamhuri Ramli, Ust. Muhammad Raihan, Ust. Teuku Mardhatillah, serta Ust. Abdu Syukur.

Penampilan tari Saman Gayo turut mengisi rangkaian kegiatan dibawah pimpinan Tuah Lingga, santri kelas akhir Dayah Insan Qurani.

Departemen Jurnalistik dan Humas