Tiga orang santriwan dan tiga santriwati kelas 2 Madrasah Aliyah Dayah Insan Qurani ditetapkan sebagai kandidat calon Ketua Organisasi Santri Dayah Insan Qurani (OSDIQ) Dayah Insan Qurani Periode 2023-2024. Keenam santri tersebut merupakan para santri berprestasi Dayah Insan Qurani yang akan dipilih sebagai Ketua OSDIQ dalam Pemilihan Raya yang akan berlangsung Rabu malam (18/01/2023) mulai pukul 21.00 WIB.

Dari santriwan, Ahmad Mujahid, Mulkil Achyar dan Faiz Fadhlurrahman akan saling bersaing merebut suara terbanyak dari para santri dan asatidz Dayah Insan Qurani. Sedangkan dari santriwati ada Nazwa Riyana, Lubna Azka Syakira, dan Haya Zulfi Shabira.

Berdasarkan informasi pada profil masing-masing kandidat yang diunggah pada web pemira.insanqurani.id, keenamnya merupakan santri bertabur prestasi. Di antaranya juara Kaligrafi tingkat provinsi, juara tilawah, best speaker debat Bahasa Arab, juara tahfidz, peraih medali emas pada event olimpiade tingkat nasional, dan lainnya.

Pembina OSDIQ Dayah Insan Qurani, Ust. Muhajir Anwar mengatakan, pihaknya mempertimbangkan prestasi dalam setiap penetapan calon ketua OSDIQ, disamping juga kemampuannya dalam memimpin teman-teman seangkatan serta adik-adik kelasnya.

“Kemampuan kepemimpinan dasar penting ada dalam sosok calon ketua OSDIQ agar dapat menjalankan tugas-tugas kepemimpinannya dengan baik untuk setahun ke depan. Sedangkan prestasi tujuannya agar dapat menjadi role model dalam pembangunan prestasi akademik dan non akademik santri Dayah Insan Qurani. Para kandidat putra dan putri juga memiliki akhlak dan hafalan al-Quran yang baik.” Ujar Ust. Muhajir.

Pemilihan Raya OSDIQ akan berlangsung secara e-voting di laboratorium komputer dayah. Seluruh santri dan asatidz akan memberikan hak suaranya melalui aplikasi dan hasilnya ditayangkan secara langsung melalui layar proyektor di halaman madrasah dan disaksikan oleh para santri lainnya. Wali santri juga dapat melihat prosesnya melalui web pemira.insanqurani.id dan juga live streaming akun Instagram @osdiq.official.

“Kami ingin memperkenalkan pada santri sistem e-voting modern dan transparansi yang baik dalam pemilihan raya pada santri melalui penggunaan aplikasi ini, seperti yang dilakukan negara-negara maju dalam pemilihan umumnya. Hasilnya langsung diketahui setelah setiap pemilih memberikan hak suaranya. Alhamdulillah ini sudah tahun ketiga kami menggunakan sistem seperti ini.” Lanjutnya.

Ia berharap setiap santri dan dewan guru Dayah Insan Qurani dapat memanfaatkan momen ini agar menggunakan hak suaranya dan memilih calon terbaik yang diinginkannya untuk memimpin santri Insan Qurani setahun ke depan.

“Siapapun yang terpilih adalah yang terbaik. Karena para kandidatnya adalah santri-santri terbaik yang dimiliki Dayah Insan Qurani saat ini.” Tutup Ust. Muhajir.