Ulama Besar Al-Azhar Cairo Mesir, Prof. DR. Usamah Sayyid Al-Azhari mengunjungi Dayah Insan Qurani Aceh Besar, Sabtu 6 Mei 2023.

Dalam kesempatan tersebut ulama sekaligus penasehat presiden Mesir itu menyampaikan kajian tentang pentingnya menuntut ilmu, mengamalkan dan menyebarkannya.
Ia juga ikut memotivasi para santri yang sedang menuntut ilmu di dayah setempat.
“Terus perbanyak membaca, walaupun mengalami banyak tantangan. Memperbanyak Sabar dalam menuntut ilmu. Menuntut ilmu butuh perjuangan dan pengorbanan,” ujarnya.

Usamah menyampaikan, alumni Al-Azhar telah berkiprah di Nusantara jauh sebelum Indonesia merdeka. Di antara yang sangat ia banggakan adalah Habib Abdurrahman Az-Zahir (1832-1896M) yang merupakan panglima perang Aceh saat invasi Belanda yang pertama tahun 1873 M.Beliau merupakan lulusan Al-Azhar dan murid langsung dari grandsyeikh saat itu Syaikh Syamsuddin Al-Anbabi.

Usamah menambahkan, penting bagi setiap santri untuk meneladani semangat Habib Abdurrahman dalam belajar dan berkhidmat di tengah masyarakat walaupun dalam keadaan perang.
“Karena ilmu itu berkahnya datang saat kita mengamalkannya dan memberi manfaat lebih kepada masyarakat,” ujarnya.

“Dan ketahuilah anak-anakku, bahwa menjadi Ulama itu bukan hanya sekedar ahli agama, namun harus punya prinsip dan komitmen dalam mempertahankan eksistensinya sesulit apapun keadaannya,” katanya lagi.

Dalam kesempatan itu, Usamah juga mendoakan agar Dayah Insan Qurani menjadi lembaga yang diberkahi, tempat pembinaan generasi muda umat Islam, berdiri di garda terdepan dalam membumikan Al-Qur’an di Aceh. Kemudian juga, harapannya ke depan semakin banyak santri IQ yang belajar di Al-Azhar dan beristifadah dengan para masyayikhnya.

Ia berharap kunjungannya ini dapat menguatkan ikatan Insan Qur’ani dengan Al-Azhar dalam bingkai ukhuwah dan rasa cinta kasih sesama.

Pimpinan Dayah Insan Qurani, Muzakkir Zulkifli mengaku bahagia atas kedatangan ulama yang dikenal memiliki sanad keilmuan itu.

“Tentu ini suatu kemuliaan dan kehormatan bagi kami, kami bersyukur dan berterimakasih atas kehadiran syeikh ke dayah kami,” ungkapnya.

Ia juga menceritakan, Dayah IQ memiliki sejumlah pengurus dan pengajar yang merupakan jebolan Al-Azhar. Bahkan, kata Muzakir, saat ini alumni IQ yang belajar di Al-Azhar mencapai 64 orang.

Kunjungan ke dayah tersebut merupakan bagian dari agenda Syekh Usamah selama berada di Aceh terhitung mulai 5-7 Mei 2023.

Hadir dalam kunjungan tersebut, Pengurus Yayasan dan Asatidz Dayah IQ, Ketua Ikat Aceh, Khalid Mudassir, Ketua Fuqaha Aceh, T Mardhatillah dan juga masyarakat seputar Dayah insan Qurani.